Tampilkan postingan dengan label From Jasmine To June. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label From Jasmine To June. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

Run June Run


"Mine, kamu milikku"
"Mine, aku kangen"
"Mine, kamu ngertikan apa yang aku rasain?"

June, kamu kesakitan?
Iya, aku juga. Aku cinta kamu, June. 
Kamu juga cinta aku kan?
Oke,June. Aku ngerti. Aku tahu, tapi mari lupakan.

"Mine, you're mine. No one can hold your hands,except me!!!!"
"Mine, keep breathing. Please, keep breathing for me"
"Mine, I'll be back. Hold on, please hold on"
"Mineeeeee...."

June, last night I dreamed about you. 
How are you?
You looked too pale last night. Are you ok?
June, I miss you. June, I'm tired.

"Mine sayang. Hidupku hambar tanpa kamu"
"Tadi aku baca pesan-pesanmu, rasanya kamu masih milikku"
"Mine, ulurkan tanganmu"
"Kumohon"
"Mine, tanganmu akan kurekat pakai lem cinta terkuat dan demi Tuhan tak akan kulepas lagi"
"Mine? Mine? Mine?"

June, aku sesak. 
June aku istirahat ya.
Terus sehat ya,June.
Kamu kangen? Peluklah imajinasimu.

Aku sengaja begini biar kita sama-sama saling melupakan
June, jangan sedih.
Aku cinta kamu,June.


Goodbye and have a good life


Your ex



Jasmine

Still About June


When I dare to say "Ok, let's try once again". It means I am willing to trust you and ready to be hurt (again). # tweeted on June 5,2012.

This is about you again, June. I swear, you have left a great feeling in my heart. This heart can laugh and smile easily remembering your silly jokes about love,life, and everything. That’s why I fell in love with you. That’s why my heart chose you. You have everything that guys before you did not have.

I tweeted those words above when you were struggling hardly to convince me that you were really crazy in love. You wanted to be my June again. I refused you so many times. But you, you never gave up to have me, to make me as your own.

I think I know you and yes I do. You are quite mad when you fall in love but not strong enough to make that love exists in a long time. That is you and I know that.

You came back in the beginning of this month, it was not the first time by the way, but in the beginning of this month I got affected by you. The way you spoke, loved and treated me made me say “YES” easily. And you finally had me.

You were so different. You treated me so right. I was happy to be with you and I think you were happy too. But ironically we had to end the happiness we felt at the time. We broke up.
It’s hurt. We were hurt but there was no tears for that, only fears. Fears of loosing you forever.

Just a couple days after the bitter ending, you came back begging for forgiveness. I forgave you, My June, as usual. I loved you sincerely and I still love you. There is no reason for me to hate you. I keep you in my heart. I keep you in my thought.

Whenever you miss me just come back and tell me what you feel but please never ask me to be your Jasmine again. Please. At least not now.

I do really miss you. I do miss your love, joke, hug and touch, but not now.
Please move on.

Goodbye and have a good life, My June. I love you.


Your ex.

Jasmine ;)


Rabu, 27 Juni 2012

My Dear June

"Ah..aku ga bisa tanpa kamu,sayang"
"Kembalilah dan berjalanlah bersamaku"
"Aku butuh kamu"

Oh, June..sebegitu naifnya kamu sampai tak mengerti lukaku. Kamu baru saja memujaku setinggi langit dan kemudian memutuskan pergi begitu saja.
June...ah June... aku bukan malaikat yang bisa memaafkan setiap salahmu. Aku sangat menghargai hatiku. Aku cinta hatiku dan tentu saja ketika ada yang melukainya,tidak akan ada pintu yang bisa terbuka dengan mudah lagi untuk orang yang sama.
Tidak, June, maaf. Setidaknya jangan sekarang.

Have a good life, my June. Do not regret anything :)

Warm regards

Your ex
Jasmine

Selasa, 26 Juni 2012

Goodbye,June


In the beginning of June

“Sayang, kamu bagian dari mimpi-mimpi hidupku”
“Jika saja memungkinkan, rasanya ingin sekali memilikimu saat ini juga”
“Sayang, please percaya sama aku. Kali ini aku serius, mencintaimu jauh dari lubuk hatiku”
“Aku tulus sama kamu, kamu mau kan tulus juga sama aku?”
“Walaupun kamu tak mencintaiku seperti mauku, aku akan tetap mencintaiku sampai lelahku”
“Sayang, kamu mau kan berjuang sama aku?. Apapun yang terjadi dalam perjalanan hubungan kita kelak, tolong jangan lepaskan tanganmu dari genggamanku”

Aku mencoba mencerna setiap permohonanmu dan mencoba percaya kalau setiap permohonan yang kamu ajukan berasal dari hati dan pemikiran yang matang. Aku mengangguk dan mencoba menjadi bagian yang sempurna dari mimpimu.

In the middle of June

“Sayang, maaf. Sepertinya kita harus udahan. Aku takut. Hubungan kita tak berujung bahagia”
“Aku mohon mengertilah.  Demi Tuhan,aku tak mau seperti ini. Aku sakit harus pisah sama kamu”
“Kita berdua tahu alasannya. Kita sudah cukup dewasa untuk mengerti”

Oke, sekali lagi aku salah. Sekali lagi aku dibodohi. Oke ini salahku yang terlalu gampang mempercayaimu. Ini bukan salahmu yang telah mengumbar janji-janji yang tak pernah terpikirkan olehku bakal kamu ingkari dengan mudahnya. Singkat dan sakit memang, tapi terima kasih,aku belajar banyak dari ini semua.

In the end of June

Have a good life and goodbye.

Dan mungkin bila nanti,kita kan bertemu lagi. Satu pintaku jangan kau tanyakan kembali rasa yang kutinggal mati.

Rasaku sepertinya sudah habis untukmu. Kalaupun masih ada yang tersisa aku berjanji itu hanya rasa sakit yang akan kukenang sebagai peringatan kalau nanti kamu  ingin kembali. Dan aku selalu tahu, suatu saat kamu pasti kembali dan mencariku seperti yang pernah kamu lakukan. Tapi tenang, hati yang kupunya untukmu tak lagi sama.

Goodbye My June. Goodbye love. :)


Warm regards


Your ex
Jasmine